MAKALAH
KONSEP
DASAR MANAJEMEN
Diajukan
sebagai tugas mata kuliah
Manajemen
BK
Disusun oleh :
Anna
Puspita 13.21.014858
Dwi Wulandari 13.21.014869
Siti
Aminah 13.21.015260
Sopian 13.21.015264
Puspa
dewi 13.21.015205
PRODI BIMBINGAN DAN KONSELING
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU
PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH
PALANGKARAYA
2014
KATA PENGANTAR
Puji
syukur kami panjatkan kehadirat ALLAH SWT yang telah melimpahkan rahmat dan
hidayahNya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul KONSEP DASAR
MANAJEMEN BK dengan lancar. Maksud dan tujuan kami menyusun makalah ini adalah
untuk memenuhi tugas mata kuliah MANAJEMEN BK. Hal ini dikarenakan untuk mengetahui konsep dasar manajemen ( pengertian manajemen, tujuan
manajemen, fungsi manajemen ).
Kami
menyadari dalam penyusunan makalah ini tidak lepas dari kekurangan karena
kurangnya pengetahuan dan terbatasnya referensi yang kami dapatkan, sehingga
kami memerlukan saran dan kritik yang membangun untuk kesempurnaan makalah ini.
Kami mengharapkan semoga makalah ini dapat memberikan manfaat pengetahuan bagi
pembaca dan penulis.
Palangkaraya,
15 Maret 2014
penyusun
DAFTAR
ISI
HALAMAN
JUDUL
KATA
PENGANTAR.......................................................................................................... i
DAFTAR
ISI......................................................................................................................... ii
BAB
I PENDAHULUAN.................................................................................................... 1
A.
Latar belakang..................................................................................................... 1
B.
Rumusan masalah................................................................................................ 2
C.
Tujuan masalah.................................................................................................... 2
BABA
II PEMBAHASAN.................................................................................................. 3
A.
Pengertian manajemen BK.................................................................................. 3
B.
Tujuan dan fungsi manajemen BK...................................................................... 4
C.
Fungsi manajemen BK......................................................................................... 5
BAB
III PENUTUP.............................................................................................................. 9
A.
Kesimpulan................................................................................................... ...... 9
B.
Saran............................................................................................................. ...... 10
DAFTAR
PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar belakang
Bimbingan dan konseling merupakan salah satu
komponen dalam keseluruhan sistem pendidikan khususnya di sekolah. Guru sebagai
salah satu pendukung unsur pelaksana pendidika yang mempunyai tangung jawab
sebagai pendukung pelaksana layanan bimbingan pendidikan di sekolah, di tuntut
untuk memiliki wawasan yang memadai terhadap konsep-konsep dasar bimbingan dan
konseling di sekolah.
Sebagai individu, siswa memiliki berbagai potensi
yang dapat dikembangkan. Kenyataan yang di hadapi, tidak semua siswa menyadari
potensi yang dimiliki untuk kemudian memahami dan dikembangkannya. Disisi lain
sebagai individu yang berinteraksi dengan lingkungan, siswa juga tidak dapat
lepas dari masalah.
Menyadari hal di atas siswa perlu bantuan dan
bimbingan orang lain agar dapat bertindak dengan tepat sesuai dengan potensi
yang ada pada dirinya.Sekolah sebagai institusi pendidikan tidak hanya
berfungsi memberikan pengetahuan tetapi juga mengembangkan keseluruhan
kepribadian anak. Sebagai profesional guru memegang peran penting dalam
membantu murid mengembangkan seluruh aspek kepribadian dan lingkungannya.
Karena hal tersebut di atas kami merasa tertarik untuk mengkaji dan membahasnya
secara lebih luas dalam makalah ini.
B. Rumusan masalah
1. Apa
pengertian Manajemen BK ?
2. Apa
tujuan dan fungsi Manajemen BK ?
3. Apa
sajakah fungsi Manajemen BK ?
C. Tujuan masalah
1. Dapat
mengetahui pengertian manajemen BK
2. Dapat
mengetahui tujuan dan fungsi manajemen BK
3. Dapat
mengetahui fungsi manajemen BK
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Manajemen BK
Istilah
manajemen berasal dari kata management dalam bahasa Inggris. Banyak pakar yang
mengartikan istilah manajemen dalam berbagai versi. Namun pada prinsipnya
manajemen memuat makna segala upaya menggerakkan individu atau kelompok untuk
bekerja sama dalam mendayagunakan sumber daya dalam suatu system untuk mencapai
tujuan.
Apabila
diterapkan ke dalam pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah, maka
manajemen bimbingan dan konseling adalah segala upaya atau cara yang digunakan
kepala sekolah untuk mendaya gunakan secara optimal semua komponen atau sumber
daya (tenaga, dana, sarana/prasarana) dan system informasi berupa himpunan data
bimbingan untuk menyelenggarakan pelayanan bimbingan dan konseling dalam rangka
mencapai tujuan.
Menurut
Uman Suherman Manajemen juga diartikan sebagai keseluruhan aktivitas berupa
proses mengadakan, mengatur, dan memanfaatkan sumber daya yang dianggap penting
guna mencapai tujuan secara efektif dan efisien.
Menurut
G.R Terry, pengertian manajemen yaitu pencapaian tujuan yang telah ditentukan
terlebih dahulu dengan melalui kegiatan orang lain. Menurutnya, Manajemen
merupakan sebuah proses yang khas, yang terdiri dari tindakan-tindakan:
Perencanaan, Pengorganisasian, Penggiatan dan Pengawasan yang dilakukan untuk
menentukan serta mencapai sasaran-sasaran yang telah ditetapkan melalui
pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya. Pengertian lain
manajemen adalah sebuah proses yang dilakukan untuk mewujudkan tujuan
organisasi melalui serangkaian kegiatan berupa perencanaan, pengorganisasian,
pengarahan dan pengendalian orang-orang serta sumber daya organisasi lainnya.
B.
Tujuan
dan Fungsi Manajemen BK
Tujuan manajemen Bimbingan dan Konseling ialah agar
sistem Bimbingan dan Konseling di sekolah dapat berjalan dengan lancar, efektif
dan efisien untuk mencapai tujuan kegiatan bimbingan dan konseling, serta untuk
menegakkan akuntanbilitas Bimbingan dan Konseling.
Pada dasarnya penerapan manajemen adalah untuk
mempermudah pencapaian suatu tujuan. Dalam upaya mencapai tujuan itu langkah
pertama yangdiperlukan adalah mengenal tujuan terlebih dahulu. Kejelasan
pengenalan terhadap tujuan akan memberikan (1)kepastian arah; (2)
memfokuskan arah; (3) menjadi pedoman rencana dan keputusan;
(4)mempermudah pelaksanaan evaluasi terhadap kemajuan yang telah dicapai, termasuk
mengidentifikasi factor penghambat dan penunjangnya.
John F.Mee memberikan sifat-sifat yang seharusnya
terkandung dalam tujuan sehingga dapat mempermudah pemahaman tentang arti atau
makna yang terkandung dalam tujuan, diantaranya tujuan harus :
a. Ditentukan sebelum aktifitas organisasi dilakukan
b. Dapat mengerti oleh semua personel yang terlibat dalam
pelaksanaan aktivitas organisasinya.
c. Dinyatakan baik
secara tertulis ataupun lisan
d. Menjadi pegangan bagi para personel organisasi
dalam proses pencapaiannya.
Menurut Uman Suherman Tujuan penerapan
manajemen adalah untuk memepermudah pencapaian suatu tujuan. Sedangkan fungsi
manajemen adalah memberikan alur aktivitas, penetapan posisi dan tanggung jawab
setiap personel dalam menjalankan aktivitas organisasinya secara efektif dan
efisien
C. Fungsi Manajemen Bk
A. Fungsi
utama
manajemen
Ada 4 fungsi utama dalam
manajemen:
1.Perencanaan (Planning)
1.Perencanaan (Planning)
Proses yang
menyangkut upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi kecenderungan di masa yang
akan datang dan penentuan strategi dan taktik yang tepat untuk mewujudkan
target dan tujuan organisasi.
Kegiatan
dalam Fungsi Perencanaan :
·
Menetapkan tujuan dan target bisnis
·
Merumuskan
strategi untuk mencapai tujuan dan target bisnis tersebut
·
Menentukan sumber-sumber daya yang diperlukan
·
Menetapkan standar/indikator keberhasilan dalam
pencapaian tujuan dan target bisnis
2. Pengorganisasian (Organizing)
Proses yang menyangkut bagaimana
strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan didesain dalam
sebuah struktur organisasi yang tepat dan tangguh, sistem dan lingkungan
organisasi yang kondusif, dan dapat memastikan bahwa semua pihak dalam
organisasi dapat bekerja secara efektif dan efisien guna pencapaian tujuan
organisasi
Kegiatan dalam Fungsi
Pengorganisasian :
·
Mengalokasikan sumber daya, merumuskan dan menetapkan
tugas, dan menetapkan prosedur yang diperlukan
·
Menetapkan
struktur organisasi yang menunjukkan adanya garis kewenangan dan tanggungjawab
·
Kegiatan perekrutan, penyeleksian, pelatihan dan
pengembangan sumber daya manusia/tenaga kerja
·
Kegiatan penempatan sumber daya manusia pada posisi
yang paling tepat
3.Pengarahan (Actuating/Directing)
proses
implementasi program agar dapat dijalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi
serta proses memotivasi agar semua pihak tersebut dapat menjalankan
tanggungjawabnya dengan penuh kesadaran dan produktifitas yang tinggi.
Kegiatan
dalam Fungsi Pengarahan dan Implementasi
·
Mengimplementasikan proses kepemimpinan, pembimbingan,
dan pemberian motivasi kepada tenaga kerja agar dapat bekerja secara efektif
dan efisien dalam pencapaian tujuan
·
Memberikan tugas dan penjelasan rutin mengenai
pekerjaan
·
Menjelaskan kebijakan yang ditetapkan
4.Pengawasan (Controlling)
Proses yang
dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan,
diorganisasikan dan diimplementasikan dapat berjalan sesuai dengan target yang
diharapkan sekalipun berbagai perubahan terjadi dalam lingkungan dunia bisnis
yang dihadapi.
Kegiatan
dalam Fungsi Pengawasan dan Pengendalian :
·
Mengevaluasi keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan
target bisnis sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan
·
Mengambil langkah klarifikasi dan koreksi atas penyimpangan
yang mungkin ditemukan
·
Melakukan berbagai alternatif solusi atas berbagai
masalah yang terkait dengan pencapaian tujuan dan target bisnis
B. Fungsi Operasional dalam Manajemen
Pada
pelaksanaannya, fungsi-fungsi manajemen yang dijalankan menurut tahapan
tertentu akan sangat berbeda jika didasarkan pada fungsi operasionalnya. secara
operasional, fungsi planning untuk sumber daya manusia akan berbeda dengan
fungsi planning untuk sumber daya fisik/alam, dan sebagainya.
Manajemen organisasi bisnis dapat dibedakan menjadi fungsi-fungsi :
Manajemen organisasi bisnis dapat dibedakan menjadi fungsi-fungsi :
1. Manajemen
Sumber Daya Manusia
2. Manajemen
Pemasaran
3. Manajemen
Operasi/Produksi
4. Manajemen
Keuangan
5. Manajemen
Informasi
1. Manajemen Sumber Daya Manusia
Manajemen
Sumber Daya Manusia adalah penerapan manajemen berdasarkan fungsinya untuk
memperoleh sumber daya manusia yang terbaik bagi bisnis yang kita jalankan dan
bagaimana sumber daya manusia yang terbaik tersebut dapat dipelihara dan tetap
bekerja bersama kita dengan kualitas pekerjaan yang senantiasa konstan ataupun
bertambah.
2. Manajemen
Pemasaran
Manajemen
Pemasaran adalah kegiatan manajemen berdasarkan fungsinya yang pada intinya
berusaha untuk mengidentifikasi apa sesungguhnya yang dibutuhkan oleh konsumen,
dana bagaimana cara pemenuhannya dapat diwujudkan
3. Manajemen Produksi
Manajemen
Produksi adalah penerapan manajemen berdasarkan fungsinya untuk menghasilkan
produk yang sesuai dengan standar yang ditetapkan berdasarkan keinginan
konsumen, dengan teknik produksi yang seefisien mungkin, dari mulai pilihan
lokasi produksi hingga produk akhir yang dihasilkan dalam proses produksi
4. Manajemen
Keuangan
Manajemen
Keuangan adalah kegiatan manajemen berdasarkan fungsinya yang pada intinya
berusaha untuk memastikan bahwa kegiatan bisnis yang dilakukan mampu mencapai
tujuannya secara ekonomis yaitu diukur berdasarkan profit. Tugas manajemen
keuangan diantaranya merencanakan dari mana pembiayaan bisnis diperoleh, dan
dengan cara bagaimana modal
yang telah diperoleh dialokasikan secara tepat dalam kegiatan bisnis yang dijalankan
yang telah diperoleh dialokasikan secara tepat dalam kegiatan bisnis yang dijalankan
5.Manajemen Informasi
Manajemen Informasi adalah kegiatan
manajemen berdasarkan fungsinya yang pada intinya berusaha memastikan bahwa
bisnis yang dijalankan tetap mampu untuk terus bertahan dalam jangka panjang.
Untuk memastikan itu manajemen informasi bertugas untuk menyediakan seluruh
informasi yang terkait dengan kegiatan perusahaan baik informasi internal
maupun eksternal, yang dapat mendorong kegiatan bisnis yang dijalankan tetap
mampu beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di masyarakat.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dari
makalah ini dapat kita ambil beberapa kesimpulan mengenai Manajemen Bimbingan
dan Konseling, yaitu : Manajemen bimbingan dan konseling adalah segala upaya
atau cara yang digunakan kepala sekolah untuk mendaya gunakan secara optimal semua
komponen atau sumber daya (tenaga, dana, sarana/prasarana) dan system informasi
berupa himpunan data bimbingan untuk menyelenggarakan pelayanan bimbingan dan
konseling dalam ranga mencapai tujuan.
Bimbingan
adalah proses pemberianbantuan (proses of helping) kepada individu agar mampu
memahami dan menerima diri dan lingkungannya, mengarahkan diri, dan
menyesuaikan diri secara positif dan konstruktif terhadap tuntutan norma
kehidupan (agama dan budaya) sehingga mencapai kehidupan yang bermakna (beerbahagia,
baik secara personal maupun sosial).
Perubahan yang terjadi dari faktor-faktor yang melandasi pelayanan bimbingan dan konseling (filosofi, psikologi, sosiologi dan IPTEK), telah membawa konsekuensi terhadap perubahan pola manajemen dan proses pelayanan bimbingan dan konseling.
Perubahan yang terjadi dari faktor-faktor yang melandasi pelayanan bimbingan dan konseling (filosofi, psikologi, sosiologi dan IPTEK), telah membawa konsekuensi terhadap perubahan pola manajemen dan proses pelayanan bimbingan dan konseling.
Dalam
proses konseling, seorang konselor dituntut untuk dapat menunjukan perilaku
secara efektif, baik perilaku verbal maupun non verbal.
Secara umum seperti telah disebutkan di atas, prinsip-prinsip manajemen meliputi perencanaan (planing), pengorganisasian (organizing), penyusunan personalia (staffing), pengarahan dan kepemimpinan (leading), dan pengawasan (controlling).
Secara umum seperti telah disebutkan di atas, prinsip-prinsip manajemen meliputi perencanaan (planing), pengorganisasian (organizing), penyusunan personalia (staffing), pengarahan dan kepemimpinan (leading), dan pengawasan (controlling).
Prinsip-prinsip
manajemen diatas secara terintegrasi dalam pelayanan bimbingan dan konseling
akan berkenaan dengan bagaimana secara umum pelayanan bimbingan dan konseling
itu dikelola
B. Saran
·
Semoga makalah yang kami buat bisa
membantu para pembaca untuk mengetahui tentangpengertian,tujuandanfungsi manajemen bimbingan
dan konseling.
·
Makalah yang kami buat memang tidak
sempurna, sekiranya para pembaca bisa memberi kritik dan saran yang membangun
untuk makalah ini.
DAFTAR PUSTAKA
sumber
uman suherman. manajeman bimbingan dan konseling di sekolah.
uman suherman. manajeman bimbingan dan konseling di sekolah.
blogspot.com/2013/03/tujuan-manajemen-bimbingan-dan-konseling.html
sumber :
http://catatankuliahdigital.blogspot.com/2009/08/fungsi-fungsi-manajemen.html -
See more at:
http://kiteklik.blogspot.com/2010/11/4-fungsi-utama-dalam-manajemen.html#sthash.43sgiugP.dpuf