Jumat, 31 Oktober 2014

Menejemen Bimbingan dan Konseling



MAKALAH
KONSEP DASAR MANAJEMEN

Diajukan sebagai tugas mata kuliah
Manajemen BK


Disusun oleh :
Anna Puspita                     13.21.014858
Dwi Wulandari                  13.21.014869
Siti Aminah                       13.21.015260 
Sopian                               13.21.015264
Puspa dewi                                    13.21.015205
     
PRODI BIMBINGAN DAN KONSELING
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALANGKARAYA
2014

KATA PENGANTAR


Puji syukur kami panjatkan kehadirat ALLAH SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahNya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul KONSEP DASAR MANAJEMEN BK dengan lancar. Maksud dan tujuan kami menyusun makalah ini adalah untuk memenuhi tugas mata kuliah MANAJEMEN BK. Hal ini  dikarenakan untuk mengetahui konsep dasar  manajemen ( pengertian manajemen, tujuan manajemen, fungsi manajemen ).
Kami menyadari dalam penyusunan makalah ini tidak lepas dari kekurangan karena kurangnya pengetahuan dan terbatasnya referensi yang kami dapatkan, sehingga kami memerlukan saran dan kritik yang membangun untuk kesempurnaan makalah ini. Kami mengharapkan semoga makalah ini dapat memberikan manfaat pengetahuan bagi pembaca dan penulis.

Palangkaraya, 15 Maret 2014


penyusun





DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL
KATA PENGANTAR.......................................................................................................... i
DAFTAR ISI......................................................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN.................................................................................................... 1
A.    Latar belakang..................................................................................................... 1
B.     Rumusan masalah................................................................................................ 2
C.     Tujuan masalah.................................................................................................... 2
BABA II PEMBAHASAN.................................................................................................. 3
A.    Pengertian manajemen BK.................................................................................. 3
B.     Tujuan dan fungsi manajemen BK...................................................................... 4
C.     Fungsi manajemen BK......................................................................................... 5
BAB III PENUTUP.............................................................................................................. 9
A.    Kesimpulan................................................................................................... ...... 9
B.     Saran............................................................................................................. ...... 10
DAFTAR PUSTAKA





BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar belakang

Bimbingan dan konseling merupakan salah satu komponen dalam keseluruhan sistem pendidikan khususnya di sekolah. Guru sebagai salah satu pendukung unsur pelaksana pendidika yang mempunyai tangung jawab sebagai pendukung pelaksana layanan bimbingan pendidikan di sekolah, di tuntut untuk memiliki wawasan yang memadai terhadap konsep-konsep dasar bimbingan dan konseling di sekolah.
Sebagai individu, siswa memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan. Kenyataan yang di hadapi, tidak semua siswa menyadari potensi yang dimiliki untuk kemudian memahami dan dikembangkannya. Disisi lain sebagai individu yang berinteraksi dengan lingkungan, siswa juga tidak dapat lepas dari masalah.
Menyadari hal di atas siswa perlu bantuan dan bimbingan orang lain agar dapat bertindak dengan tepat sesuai dengan potensi yang ada pada dirinya.Sekolah sebagai institusi pendidikan tidak hanya berfungsi memberikan pengetahuan tetapi juga mengembangkan keseluruhan kepribadian anak. Sebagai profesional guru memegang peran penting dalam membantu murid mengembangkan seluruh aspek kepribadian dan lingkungannya. Karena hal tersebut di atas kami merasa tertarik untuk mengkaji dan membahasnya secara lebih luas dalam makalah ini.




B.     Rumusan masalah

1.      Apa pengertian Manajemen BK ?
2.      Apa tujuan dan fungsi Manajemen BK ?
3.      Apa sajakah fungsi Manajemen BK ?


C.    Tujuan masalah

1.      Dapat mengetahui pengertian manajemen BK
2.      Dapat mengetahui tujuan dan fungsi manajemen BK
3.      Dapat mengetahui fungsi manajemen BK












BAB II
PEMBAHASAN

A.    Pengertian Manajemen BK

Istilah manajemen berasal dari kata management dalam bahasa Inggris. Banyak pakar yang mengartikan istilah manajemen dalam berbagai versi. Namun pada prinsipnya manajemen memuat makna segala upaya menggerakkan individu atau kelompok untuk bekerja sama dalam mendayagunakan sumber daya dalam suatu system untuk mencapai tujuan.
Apabila diterapkan ke dalam pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah, maka manajemen bimbingan dan konseling adalah segala upaya atau cara yang digunakan kepala sekolah untuk mendaya gunakan secara optimal semua komponen atau sumber daya (tenaga, dana, sarana/prasarana) dan system informasi berupa himpunan data bimbingan untuk menyelenggarakan pelayanan bimbingan dan konseling dalam rangka mencapai tujuan.
Menurut Uman Suherman Manajemen juga diartikan sebagai keseluruhan aktivitas berupa proses mengadakan, mengatur, dan memanfaatkan sumber daya yang dianggap penting guna mencapai tujuan secara efektif dan efisien.
Menurut G.R Terry, pengertian manajemen yaitu pencapaian tujuan yang telah ditentukan terlebih dahulu dengan melalui kegiatan orang lain. Menurutnya, Manajemen merupakan sebuah proses yang khas, yang terdiri dari tindakan-tindakan: Perencanaan, Pengorganisasian, Penggiatan dan Pengawasan yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran-sasaran yang telah ditetapkan melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya. Pengertian lain manajemen adalah sebuah proses yang dilakukan untuk mewujudkan tujuan organisasi melalui serangkaian kegiatan berupa perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian orang-orang serta sumber daya organisasi lainnya.


B.     Tujuan dan Fungsi Manajemen BK

Tujuan manajemen Bimbingan dan Konseling ialah agar sistem Bimbingan dan Konseling di sekolah dapat berjalan dengan lancar, efektif dan efisien untuk mencapai tujuan kegiatan bimbingan dan konseling, serta untuk menegakkan akuntanbilitas Bimbingan dan Konseling.
Pada dasarnya penerapan manajemen adalah untuk mempermudah pencapaian suatu tujuan. Dalam upaya mencapai tujuan itu langkah pertama yangdiperlukan adalah mengenal tujuan terlebih dahulu. Kejelasan pengenalan terhadap tujuan akan memberikan (1)kepastian arah;  (2) memfokuskan arah;  (3) menjadi pedoman rencana dan keputusan;  (4)mempermudah pelaksanaan evaluasi terhadap kemajuan yang telah dicapai, termasuk mengidentifikasi factor penghambat dan penunjangnya.
John F.Mee memberikan sifat-sifat yang seharusnya terkandung dalam tujuan sehingga dapat mempermudah pemahaman tentang arti atau makna yang terkandung dalam tujuan, diantaranya tujuan harus :
a. Ditentukan sebelum aktifitas organisasi dilakukan
b. Dapat mengerti oleh semua personel yang terlibat dalam pelaksanaan aktivitas organisasinya.
c. Dinyatakan baik secara tertulis ataupun lisan
d. Menjadi pegangan bagi para personel organisasi dalam proses pencapaiannya.


     Menurut Uman Suherman Tujuan penerapan manajemen adalah untuk memepermudah pencapaian suatu tujuan. Sedangkan fungsi manajemen adalah memberikan alur aktivitas, penetapan posisi dan tanggung jawab setiap personel dalam menjalankan aktivitas organisasinya secara efektif dan efisien

C.  Fungsi Manajemen Bk
A.  Fungsi utama manajemen
Ada 4 fungsi utama dalam manajemen:

1.Perencanaan (Planning)
Proses yang menyangkut upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi kecenderungan di masa yang akan datang dan penentuan strategi dan taktik yang tepat untuk mewujudkan target dan tujuan organisasi.
Kegiatan dalam Fungsi Perencanaan :
·                Menetapkan tujuan dan target bisnis
·                 Merumuskan strategi untuk mencapai tujuan dan target bisnis tersebut
·                Menentukan sumber-sumber daya yang diperlukan
·                Menetapkan standar/indikator keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target bisnis






2. Pengorganisasian (Organizing)

Proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan didesain dalam sebuah struktur organisasi yang tepat dan tangguh, sistem dan lingkungan organisasi yang kondusif, dan dapat memastikan bahwa semua pihak dalam organisasi dapat bekerja secara efektif dan efisien guna pencapaian tujuan organisasi

Kegiatan dalam Fungsi Pengorganisasian :
·           Mengalokasikan sumber daya, merumuskan dan menetapkan tugas, dan menetapkan prosedur yang diperlukan
·            Menetapkan struktur organisasi yang menunjukkan adanya garis kewenangan dan tanggungjawab
·           Kegiatan perekrutan, penyeleksian, pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia/tenaga kerja
·           Kegiatan penempatan sumber daya manusia pada posisi yang paling tepat














3.Pengarahan (Actuating/Directing)
proses implementasi program agar dapat dijalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi serta proses memotivasi agar semua pihak tersebut dapat menjalankan tanggungjawabnya dengan penuh kesadaran dan produktifitas yang tinggi.
Kegiatan dalam Fungsi Pengarahan dan Implementasi
·         Mengimplementasikan proses kepemimpinan, pembimbingan, dan pemberian motivasi kepada tenaga kerja agar dapat bekerja secara efektif dan efisien dalam pencapaian tujuan
·         Memberikan tugas dan penjelasan rutin mengenai pekerjaan
·         Menjelaskan kebijakan yang ditetapkan

4.Pengawasan (Controlling)
Proses yang dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan, diorganisasikan dan diimplementasikan dapat berjalan sesuai dengan target yang diharapkan sekalipun berbagai perubahan terjadi dalam lingkungan dunia bisnis yang dihadapi.
Kegiatan dalam Fungsi Pengawasan dan Pengendalian :
·           Mengevaluasi keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target bisnis sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan
·           Mengambil langkah klarifikasi dan koreksi atas penyimpangan yang mungkin ditemukan
·           Melakukan berbagai alternatif solusi atas berbagai masalah yang terkait dengan pencapaian tujuan dan target bisnis



B. Fungsi Operasional dalam Manajemen
Pada pelaksanaannya, fungsi-fungsi manajemen yang dijalankan menurut tahapan tertentu akan sangat berbeda jika didasarkan pada fungsi operasionalnya. secara operasional, fungsi planning untuk sumber daya manusia akan berbeda dengan fungsi planning untuk sumber daya fisik/alam, dan sebagainya.

Manajemen organisasi bisnis dapat dibedakan menjadi fungsi-fungsi :
1. Manajemen Sumber Daya Manusia
2. Manajemen Pemasaran
3. Manajemen Operasi/Produksi
4. Manajemen Keuangan
5. Manajemen Informasi


1. Manajemen Sumber Daya Manusia
Manajemen Sumber Daya Manusia adalah penerapan manajemen berdasarkan fungsinya untuk memperoleh sumber daya manusia yang terbaik bagi bisnis yang kita jalankan dan bagaimana sumber daya manusia yang terbaik tersebut dapat dipelihara dan tetap bekerja bersama kita dengan kualitas pekerjaan yang senantiasa konstan ataupun bertambah.




2. Manajemen Pemasaran
Manajemen Pemasaran adalah kegiatan manajemen berdasarkan fungsinya yang pada intinya berusaha untuk mengidentifikasi apa sesungguhnya yang dibutuhkan oleh konsumen, dana bagaimana cara pemenuhannya dapat diwujudkan

3. Manajemen Produksi
Manajemen Produksi adalah penerapan manajemen berdasarkan fungsinya untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan standar yang ditetapkan berdasarkan keinginan konsumen, dengan teknik produksi yang seefisien mungkin, dari mulai pilihan lokasi produksi hingga produk akhir yang dihasilkan dalam proses produksi

4. Manajemen Keuangan
Manajemen Keuangan adalah kegiatan manajemen berdasarkan fungsinya yang pada intinya berusaha untuk memastikan bahwa kegiatan bisnis yang dilakukan mampu mencapai tujuannya secara ekonomis yaitu diukur berdasarkan profit. Tugas manajemen keuangan diantaranya merencanakan dari mana pembiayaan bisnis diperoleh, dan dengan cara bagaimana modal
yang telah diperoleh dialokasikan secara tepat dalam kegiatan bisnis yang dijalankan

5.Manajemen Informasi
Manajemen Informasi adalah kegiatan manajemen berdasarkan fungsinya yang pada intinya berusaha memastikan bahwa bisnis yang dijalankan tetap mampu untuk terus bertahan dalam jangka panjang. Untuk memastikan itu manajemen informasi bertugas untuk menyediakan seluruh informasi yang terkait dengan kegiatan perusahaan baik informasi internal maupun eksternal, yang dapat mendorong kegiatan bisnis yang dijalankan tetap mampu beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di masyarakat.























BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan
Dari makalah ini dapat kita ambil beberapa kesimpulan mengenai Manajemen Bimbingan dan Konseling, yaitu : Manajemen bimbingan dan konseling adalah segala upaya atau cara yang digunakan kepala sekolah untuk mendaya gunakan secara optimal semua komponen atau sumber daya (tenaga, dana, sarana/prasarana) dan system informasi berupa himpunan data bimbingan untuk menyelenggarakan pelayanan bimbingan dan konseling dalam ranga mencapai tujuan.
Bimbingan adalah proses pemberianbantuan (proses of helping) kepada individu agar mampu memahami dan menerima diri dan lingkungannya, mengarahkan diri, dan menyesuaikan diri secara positif dan konstruktif terhadap tuntutan norma kehidupan (agama dan budaya) sehingga mencapai kehidupan yang bermakna (beerbahagia, baik secara personal maupun sosial).
Perubahan yang terjadi dari faktor-faktor yang melandasi pelayanan bimbingan dan konseling (filosofi, psikologi, sosiologi dan IPTEK), telah membawa konsekuensi terhadap perubahan pola manajemen dan proses pelayanan bimbingan dan konseling.
Dalam proses konseling, seorang konselor dituntut untuk dapat menunjukan perilaku secara efektif, baik perilaku verbal maupun non verbal.
Secara umum seperti telah disebutkan di atas, prinsip-prinsip manajemen meliputi perencanaan (planing), pengorganisasian (organizing), penyusunan personalia (staffing), pengarahan dan kepemimpinan (leading), dan pengawasan (controlling).

Prinsip-prinsip manajemen diatas secara terintegrasi dalam pelayanan bimbingan dan konseling akan berkenaan dengan bagaimana secara umum pelayanan bimbingan dan konseling itu dikelola


B. Saran

·                     Semoga makalah yang kami buat bisa membantu para pembaca untuk mengetahui tentangpengertian,tujuandanfungsi manajemen bimbingan dan konseling.
·                     Makalah yang kami buat memang tidak sempurna, sekiranya para pembaca bisa memberi kritik dan saran yang membangun untuk makalah ini.











DAFTAR PUSTAKA
sumber
uman suherman. manajeman bimbingan dan konseling di sekolah.
blogspot.com/2013/03/tujuan-manajemen-bimbingan-dan-konseling.html

sumber : http://catatankuliahdigital.blogspot.com/2009/08/fungsi-fungsi-manajemen.html - See more at: http://kiteklik.blogspot.com/2010/11/4-fungsi-utama-dalam-manajemen.html#sthash.43sgiugP.dpuf

Tidak ada komentar:

Posting Komentar